Masalah Ayam Berujung Mediasi
- account_circle arash news
- calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Rote Ndao – Babinsa Desa Suebela, Sertu Fransiskus Alfonsus, menghadiri kegiatan mediasi penyelesaian permasalahan warga terkait hewan ternak pada Rabu (08/04/2026) pukul 09.00 WITA.
Permasalahan terjadi antara dua warga, yakni Saudara Leksi Tupu selaku pelapor dan Saudara Denirius Tupu sebagai pihak terlapor. Konflik dipicu oleh ayam milik Leksi Tupu yang masuk ke lahan persawahan milik Denirius Tupu dan merusak tanaman padi.
Menanggapi hal tersebut, Denirius Tupu mengambil tindakan dengan memasang jerat serta meracuni ayam yang masuk ke sawahnya. Tindakan ini kemudian menimbulkan perselisihan antara kedua belah pihak yang berujung pada upaya penyelesaian di tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Fransiskus Alfonsus hadir untuk membantu memfasilitasi mediasi serta memastikan proses penyelesaian berjalan dengan baik, aman, dan kondusif. Kehadiran Babinsa juga bertujuan untuk menjaga situasi tetap terkendali serta mencegah terjadinya konflik lanjutan.
Proses mediasi dilakukan secara kekeluargaan dengan melibatkan aparat desa dan pihak-pihak terkait, guna mencari solusi terbaik yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Kedua pihak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan secara damai melalui musyawarah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari peran Babinsa dalam pembinaan wilayah, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menyelesaikan konflik sosial secara humanis.
- Penulis: arash news

























Saat ini belum ada komentar