Dandim 1603/Sikka Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga dalam Pembangunan Jembatan Gantung
- account_circle arash news
- calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NTT-SIKKA. Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berlokasi di Dusun Blawu, Desa Watuomok, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka resmi dimulai. Pembangunan ini menjadi langkah strategis dalam membuka akses transportasi serta meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya bagi masyarakat di wilayah tersebut, Selasa(7/04/2026).
Sejak awal pelaksanaan, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Warga secara gotong royong turut ambil bagian dalam proses pembangunan, termasuk dalam tahap penggalian lubang pondasi “cakar ayam”. Dengan menggunakan alat seadanya seperti cangkul, linggis, dan peralatan manual lainnya, masyarakat tetap bersemangat demi terwujudnya jembatan yang telah lama diharapkan.
Semangat kebersamaan dan kerja keras masyarakat ini menjadi bukti nyata kepedulian serta harapan besar terhadap manfaat jembatan gantung tersebut. Pondasi “cakar ayam” yang sedang dikerjakan merupakan bagian penting dalam menjamin kekuatan dan ketahanan jembatan agar kokoh serta aman digunakan dalam jangka panjang.
Komandan Kodim 1603/Sikka, Letkol Arm Denny Riesta Permana, S.Sos., M.Han., dalam penyampaiannya memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang dengan sukarela turut membantu proses pembangunan. Ia menegaskan bahwa kehadiran jembatan ini nantinya akan sangat membantu mobilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
“Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat ini merupakan kekuatan utama dalam percepatan pembangunan. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim juga menekankan pentingnya menjaga faktor keamanan selama proses pengerjaan serta terus memelihara kebersamaan antara TNI dan masyarakat sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi warga, terutama saat melintasi jalur penghubung antar dusun dan desa. Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Dusun Blawu menyambut dengan penuh optimisme akan hadirnya infrastruktur yang dapat mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemajuan wilayah.
(PENDIM 1603/SIKKA)
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar