Lomba Ogoh-Ogoh Sambut Nyepi, Dandim Klungkung Apresiasi Kreatifitas Dan Seni Generasi Muda Klungkung
- account_circle arash news
- calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Klungkung,- Suasana tak seperti biasanya terlihat jelas di Alun Alun Ida Dewa Agung Jambe Klungkung, Jumat ( 13/03/26 ) malam. Ribuan orang tumpah ruah memadati lokasi tersebut untuk menyaksikan Lomba Ogoh-Ogoh antar Kecamaan se-Kabupaten Klungkung, serangkaian menyambut Hari Raya Nyepi Tahun baru Caka 1948.
Kegiatan yang digelar Pemkab Klungkung melalui dinas Kebudayaan ini dihadiri langsung Bupati Klungkung I Made Satria yang didampingi Wabup Klungkung beserta Forkopimda, Raja Klungkung Ida Dalam Semaraputra beserta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan bahwa kegiatan lomba ini bukan hanya sebagai bentuk perayaan budaya menjelang Hari Raya Nyepi, tetapi juga sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai budaya Bali kepada generasi penerus bangsa yang kelak akan menjaga dan melestarikan budaya Bali. Mengandung filosofi fenomena budaya bali.
Melalui kegiatan ini, kita sudah menjaga kearifan lokal, nilai gotong royong, kreativitas, serta kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya kita dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta cinta terhadap budaya daerahnya,”imbuhnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemukulan gong oleh Bupati Klungkung sebagai tanda perlombaan resmi dibuka dengan penampilan ogoh-ogoh dari 4 Kecamatan Sekabupaten Klungkung.
Sementara itu, Dandim 1610/Klungkung Letkol Kav Sidik Pramono, S.Sos., M.M., M.Han mengatakan bahwa disamping untuk memeriahkan perayaan Hari Raya Nyepi, lomba ogoh ogoh ini menjadi wadah interaksi dan komunikasi antar generasi, sekaligus memperkuat keberlanjutan agama, adat, dan budaya Bali.
Menurut pucuk pimpinan di Kodim 1610/Klungkung ini,
sejatinya lomba ini menjadi wahana dalam penguatan kreatifitas dan seni dalam balutan tradisi serta meningkatkan eksistensi adat dan budaya dengan memberikan ruang dan waktu kepada generasi muda sebagai ajang berkreatifitas sesuai bakat dan talentanya melalui berbagai program kegiatan lomba-lomba, salah satunya lomba ogoh-ogoh.
Saya sangat mengapresiasi kreatifitas dan inovasi generasi muda dalam menuangkan bakt dan seninya melalui ogoh-ogoh ini. Semoga event ini akan memberikan dampak positif dalam memperkokoh persatuan dan kebersamaan serta pelestarian seni, adat dan budaya di Bumi Mahottama ini,”tegas Dandim
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar