TNI Bersama Warga dan Instansi Terkait Bersihkan Longsor di Banjar Dinas Amertasari
- account_circle arash news
- calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukasada, 8 Maret 2026 – Babinsa Desa Pegayaman Koramil 1609-05/Sukasada, Serka Satriyo, melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus pendampingan gotong royong pembersihan material tanah longsor yang menimpa rumah warga di Banjar Dinas Amertasari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.30 WITA hingga 12.40 WITA tersebut dilaksanakan di rumah milik Husni (42), warga Banjar Dinas Amertasari yang terdampak bencana tanah longsor akibat curah hujan tinggi yang terjadi di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Pegayaman bersama masyarakat setempat serta petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Buleleng melaksanakan gotong royong membersihkan material longsor berupa tanah, batu dan lumpur yang menutupi area rumah warga serta sebagian badan jalan di sekitar lokasi kejadian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Husni selaku pemilik rumah yang terdampak longsor, perwakilan Dinas PU Kabupaten Buleleng Ngurah Indra bersama sekitar 15 orang staf, Andreas dari PT Bianglala, Kadek Suprapto dari KSO Sinar Bali selaku Humas Waskita, serta Wayan Antara selaku petugas K3 dari PT Sinar Bali.
Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 08.30 WITA dengan pelaksanaan gotong royong oleh anggota Dinas PU Kabupaten Buleleng bersama warga masyarakat setempat. Pembersihan material longsor dilakukan secara manual dengan menggunakan alat sederhana seperti cangkul dan sekop, khususnya pada area yang tidak dapat dijangkau oleh alat berat.
Selanjutnya pada pukul 09.30 WITA, satu unit alat berat ekskavator dari PT Bianglala yang diawasi langsung oleh Andreas tiba di lokasi untuk membantu proses pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan aspal. Dalam kegiatan tersebut juga dibantu oleh satu unit alat berat ekskavator dari PT Sinar Bali guna mempercepat proses penanganan.
Material longsor yang berupa tanah kemudian dipindahkan ke sisi jalan aspal berdasarkan kesepakatan bersama antara pemilik rumah Husni, pihak PT Sinar Bali serta PT Bianglala.
Setelah proses pembersihan berlangsung selama beberapa jam, pada pukul 12.40 WITA material tanah yang menutupi badan jalan berhasil dibersihkan dengan bantuan dua unit alat berat ekskavator serta dukungan dari petugas Dinas PU Kabupaten Buleleng.
Meski demikian, kondisi jalan aspal yang sebelumnya tertimbun longsor masih belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Hal tersebut disebabkan sebagian badan jalan ikut mengalami longsor sehingga hanya menyisakan setengah badan jalan dan dinilai masih berbahaya untuk dilalui.
Menyikapi kondisi tersebut, pihak Dinas PU Kabupaten Buleleng bersama PT Sinar Bali menyarankan agar segera dipasang garis pembatas (police line) atau tanda peringatan untuk menghindari masyarakat melintas di jalur tersebut karena rawan terjadinya longsor susulan.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Dinas PU Kabupaten Buleleng Ngurah Indra juga menyampaikan bahwa pihaknya atas seizin Kepala Dinas PU memberikan tawaran kepada Husni agar bersedia dilakukan pembebasan lahan, mengingat lokasi rumah yang ditempati saat ini tergolong sangat rawan bencana longsor terutama pada musim hujan.
Pihak Dinas PU juga berencana membantu mencarikan lokasi tempat tinggal yang lebih aman bagi keluarga Husni. Tawaran tersebut disambut baik oleh Husni beserta keluarganya yang menyatakan bersedia apabila dipindahkan ke tempat yang lebih aman.
Selanjutnya, Dinas PU Kabupaten Buleleng bersama pihak PT Sinar Bali akan mengadakan pertemuan lanjutan untuk membahas mekanisme pembebasan lahan serta langkah penanganan lebih lanjut terhadap lokasi yang
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar