Respons Cepat Tanggap Bencana, Koramil 1630-03/Macang Pacar Bersama Masyarakat Pulihkan Akses Jalan di Kampung Lambur
- account_circle arash news
- calendar_month Senin, 23 Feb 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kuwus, Manggarai Barat – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kuwus belakangan ini mengakibatkan akses jalan di Kampung Lambur, Desa Pangga, tertutup material longsor. Namun, gundukan tanah dan batu tersebut tak dibiarkan lama menutup nadi transportasi warga.
Pada Senin pagi, 23 Februari 2026, semangat gotong royong membuncah di lokasi kejadian. Personel Koramil 1630-03/Macang Pacar bersama anggota Polsek Kuwus dan masyarakat setempat terjun langsung ke lapangan guna membersihkan sisa-sisa longsoran yang sempat melumpuhkan aktivitas warga.
Dipimpin langsung oleh Pgs. Danramil 1630-03/Macang Pacar, Serma Stefanus Mustamin, aksi bersih-bersih ini bukan sekadar kerja bakti biasa. Ini adalah potret nyata kemanunggalan TNI-Polri bersama rakyat di saat sulit.
“Kami hadir sebagai bentuk respons cepat terhadap kesulitan masyarakat. Jalan ini adalah akses vital, maka harus segera kami bersihkan agar roda ekonomi dan aktivitas warga Desa Pangga kembali normal,” ujar Serma Stefanus di sela-sela kegiatannya.
Tak sendirian, Serma Stefanus didampingi oleh Sertu Sudarwanto dan Kopda Muklisin, yang tampak berbaur dengan personel Polsek Kuwus dipimpin Bripka Julio Pedro, serta puluhan warga desa bekerja sama untuk membersihkan material longsor.
Kepala Desa Pangga, Bapak Patris Suwandi, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas gerak cepat aparat keamanan. Menurutnya, kehadiran TNI dan Polri memberikan suntikan semangat bagi warga untuk bekerja lebih giat.
“Kehadiran bapak-bapak dari Koramil dan Polsek sangat berarti bagi kami. Dengan peralatan seadanya namun dilakukan secara bersama-sama, tumpukan material yang tadinya sulit ditembus, kini mulai teratasi,” ungkap Patris.
Di penghujung kegiatan, pihak Koramil mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Gotong royong ini menjadi bukti bahwa seberat apa pun tantangan alam, akan terasa ringan jika dihadapi dengan persatuan dan sinergitas yang kuat.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar