Upacara Hari Anak Nasional Ke-42, Kodim 1618/TTU Perkokoh Sinergi Membangun Generasi Berkualitas
- account_circle arash
- calendar_month Senin, 27 Jul 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NTT-TTU., Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tahun 2026, Kodim 1618/TTU menggelar upacara di Lapangan Upacara Makodim 1618/TTU, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kefamenanu Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Senin (27/07/2026). Upacara berlangsung dengan penuh khidmat mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, dipimpin oleh Kasdim 1618/TTU Mayor Inf Nur Marsudi selaku Inspektur Upacara dan diikuti seluruh prajurit serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Kodim 1618/TTU. Momentum tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam mendukung upaya perlindungan serta pemenuhan hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa.
Pada kesempatan tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Hari Anak Nasional merupakan amanat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 sebagai momentum untuk menguatkan komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjamin hak anak untuk hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi, serta memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi. Tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” menjadi penegasan bahwa anak bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga bagian penting yang memiliki hak untuk didengar, dihargai, dan dilibatkan sesuai usia serta tingkat kematangannya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa perlindungan anak bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan kolaborasi seluruh komponen bangsa mulai dari keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, akademisi, hingga pemerintah pusat dan daerah. Semangat tersebut diwujudkan melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas #RANA) dan diperkuat dengan kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) sebagai gerakan bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, bebas dari kekerasan, eksploitasi, perundungan, maupun ancaman di ruang digital. Dengan semangat gotong royong, perlindungan anak diharapkan menjadi budaya yang tumbuh di seluruh lapisan masyarakat.
Peringatan Hari Anak Nasional Ke-42 Tahun 2026 juga mengusung tagline “Sayang Anak Sayang Indonesia” sebagai ajakan moral bagi seluruh masyarakat untuk memberikan kasih sayang, perlindungan, dan kesempatan terbaik kepada setiap anak Indonesia. Melalui nilai-nilai dasar seperti berakhlak mulia, bahagia, peduli, berani, cerdas, solidaritas, aman, dan bertanggung jawab, diharapkan lahir generasi yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Menteri PPPA juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif mendukung Gerakan BERLIAN serta mengingatkan anak-anak Indonesia agar tidak ragu melapor kepada orang dewasa yang dipercaya atau melalui layanan SAPA 129 apabila mengalami atau menyaksikan tindak kekerasan.
Secara terpisah, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos. menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat kepedulian bersama terhadap masa depan generasi penerus bangsa. Menurutnya, anak-anak merupakan aset strategis yang harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, berkarakter, dan penuh kasih sayang. Dandim berharap seluruh prajurit Kodim 1618/TTU senantiasa menjadi teladan dalam mendukung perlindungan anak, mempererat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, serta berkontribusi menciptakan lingkungan yang kondusif demi terwujudnya generasi Indonesia yang unggul, tangguh, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
(PENDIM 1618/TTU)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar