Babinsa Koramil 1607-09/Utan Bersama Stakeholder Ikuti Bimtek Desa Berketahanan Iklim dan Bencana
- account_circle rossa kuatr
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sumbawa, – Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas desa menghadapi perubahan iklim dan potensi bencana, Babinsa Desa Orong Bawa Koramil 1607-09/Utan, Serda Supriadi, menghadiri kegiatan Program Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Desa Berketahanan Iklim dan Bencana Skala Lokal Desa yang diselenggarakan di Desa Orong Bawa, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, pada Rabu (8/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam membangun desa yang tangguh terhadap dampak perubahan iklim serta memiliki kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Camat Utan, Tabrani, Amd.Kep, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusdianto AR., M.Pd, Kepala Desa Orong Bawa, Rosihan, Babinsa Desa Orong Bawa Serda Supriadi, Pendamping Desa Dahlia, S.AP., MM.Inov, Ketua BPD Desa Orong Bawa Sahril, Tim Relawan Desa Orong Bawa, serta para Kepala Dusun se-Desa Orong Bawa.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai strategi pengurangan risiko bencana, adaptasi terhadap perubahan iklim, serta langkah-langkah peningkatan kapasitas masyarakat desa dalam menghadapi situasi darurat secara terpadu dan berkelanjutan.
Kehadiran Babinsa Serda Supriadi merupakan bentuk komitmen TNI AD, khususnya Koramil 1607-09/Utan, dalam mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan ketahanan wilayah dan keselamatan masyarakat. Melalui pendampingan serta sinergi lintas sektor, Babinsa terus berperan aktif dalam mendorong terwujudnya desa yang tangguh, mandiri, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh unsur pemerintah desa, relawan, dan masyarakat semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan serta mampu membangun sistem mitigasi bencana yang efektif demi menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.
- Penulis: rossa kuatr



Saat ini belum ada komentar