Penertiban PKL Wuring Berjalan Lancar, Kodim 1603/Sikka Kedepankan Humanisme
- account_circle arash news
- calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
*NTT-SIKKA.* Kodim 1603/Sikka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerintah daerah melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan pengamanan dan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Kampung Wuring, Kelurahan Waidoko, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Rabu (22/04/2026).
Kegiatan yang melibatkan personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, serta instansi terkait ini merupakan bagian dari upaya penataan kawasan sekaligus mendukung pemindahan pedagang dari Pasar Wuring ke Pasar Alok.
Diawali dengan apel gabungan, seluruh personel kemudian bergerak menuju lokasi dan melaksanakan patroli serta penertiban di sepanjang bahu jalan Kampung Wuring yang selama ini digunakan sebagai tempat berjualan.
Dalam pelaksanaannya, personel Kodim 1603/Sikka mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan dialogis guna menciptakan suasana yang kondusif serta menghindari potensi gesekan dengan masyarakat.
Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, S.Sos., M.Han., dalam keterangannya menyampaikan bahwa keterlibatan TNI merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah daerah demi kepentingan bersama.
“Kami dari Kodim 1603/Sikka mendukung penuh upaya penataan kawasan ini. Pendekatan yang kami lakukan adalah secara humanis dan persuasif, sehingga masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penertiban ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih tertib serta memperlancar arus lalu lintas di kawasan Kampung Wuring.
Diketahui, kegiatan penertiban ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 April 2026. Apabila masih ditemukan pedagang yang berjualan di bahu jalan, maka akan dilakukan penertiban lanjutan dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.
(PENDIM 1603/SIKKA)
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar