Polres Klungkung Launching Pendistribusian Makan Bergizi Gratis dari Dapur SPPG di SD Negeri 3 Kusamba.
- account_circle arash news
- calendar_month Senin, 26 Jan 2026
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Polres Klungkung – Polres Klungkung melaksanakan Launching Pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Dapur SPPG Polres Klungkung yang dipusatkan di SD Negeri 3 Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, (26/1).
Kegiatan launching tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Kapolres Klungkung AKBP Alfons W. P. Letsoin, S.I.K., didampingi Wakapolres Klungkung Kompol I Made Ariawan P. S.H., Kapolsek Dawan AKP I Ketut Nariawan, S.H., serta para Pejabat Utama Polres Klungkung. Turut hadir pula Dewan Guru SD Negeri 3 Kusamba serta para siswa penerima manfaat.
Jumlah penerima manfaat di SD Negeri 3 Kusamba sebanyak 217 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, dengan 14 orang dewan guru, sehingga total pendistribusian pada sekolah tersebut sebanyak 231 ompreng.
Adapun menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan dari Dapur SPPG Polres Klungkung terdiri dari Nasi putih, Ayam suwir, Tahu goreng, Sayur tumis kacang panjang dan toge, Buah semangka yang sudah terpenuhi kebutuhan gizinya.
Pada pendistribusian hari ini, layanan MBG diberikan kepada 8 sekolah penerima manfaat yang berada di Kecamatan Dawan, dengan lokasi launching dipusatkan di SD Negeri 3 Kusamba. Program MBG ini tidak hanya menyasar para siswa, namun juga guru dan tenaga pendidik pada sekolah-sekolah yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat dari SPPG Polres Klungkung.
Plt. Kapolres Klungkung AKBP Alfons W. P. Letsoin, S.I.K. mengatakan bahwa melalui pendistribusian Makan Bergizi Gratis ini, kami berharap dapat mendukung tumbuh kembang anak-anak serta meningkatkan semangat belajar siswa, sekaligus memberikan manfaat bagi para guru dan tenaga pendidik.
“Polres Klungkung berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan” jelasnya.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar