Pemerintah dan TNI Kolaborasi Percepat Gerai Koperasi Merah Putih Tahun 2025
- account_circle arash news
- calendar_month Senin, 29 Des 2025
- visibility 10
- comment 0 komentar

Mataram,NTB _ Senin, 29 Desember 2025, bertempat di Ruang Rapat Tambora Lantai II Kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), telah berlangsung Rapat Koordinasi pembangunan fisik Percepatan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tahun 2025. Rapat dipimpin oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., serta dihadiri oleh unsur dari Pimpinan Pemerintahan Daerah serta TNI jajaran Korem 162/Wira Bakti.
Hadir dalam kesempatan tersebut Danrem 162/WB Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., Pj. Sekda NTB H. Lalu M. Faozal, S. Sos., M. Si., Wakil Bupati Lombok Timur H. Edwin Wijaya, MM, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Kasiter Kasrem 162/WB Kolonel Czi Agung Irawan Wibowo, ST, M.Tr. Han., serta Dandim jajaran Korem 162/WB. Turut hadir juga Kadiskop dan UMKM Prov. NTB Ahmad Masyhuri, SH, perwakilan bupati/walikota se NTB, perwakilan Kajati NTB, Asisten III Setda NTB Eva Dwiyani, dan kepala OPD setda NTB.
Salah satu unsur Forkopimda yang hadir dalam kegiatan ini adalah Dandim 1608/Bima, Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., yang turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran percepatan pembangunan gerai koperasi desa/koperasi Merah Putih.
Rapat ini membahas langkah-langkah strategis percepatan pembangunan gerai koperasi Merah Putih secara menyeluruh di desa dan kelurahan se-NTB sebagai upaya memperkuat sektor UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat antara TNI, khususnya Forkopimda melalui perwakilan Dandim, serta jajaran pemerintah daerah dan instansi terkait, program percepatan pembangunan koperasi Merah Putih diharapkan dapat berjalan efektif dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi masyarakat NTB.
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci utama untuk mewujudkan gerai koperasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat perekonomian berbasis pada desa dan kelurahan di seluruh provinsi NTB.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar