Tabanan PR — Komitmen memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui sinergi lintas sektor. Hal tersebut tampak dalam Kegiatan Panen Raya yang berlangsung di Subak Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Jumat (17/7), yang dihadiri Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mewakili Bupati Tabanan bersama jajaran pemerintah, TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pangdam IX/Udayana, Gubernur Bali yang diwakili Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bali, Kapolda Bali, Kajati Bali atau yang mewakili, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kelompok Ahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Bali, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara I Gusti Ngurah Rai, jajaran Forkopimda Kabupaten Tabanan, Forkopimcam Kecamatan Penebel, serta undangan terkait lainnya.
Melalui sambutan Bupati Tabanan yang dibacakan oleh Wabup Dirga, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada TNI, khususnya Kodam IX/Udayana, atas sinergi yang selama ini terjalin dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Tabanan. “Atas nama pribadi, Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Tabanan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada TNI, khususnya Kodam IX/Udayana, yang selama ini terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mendukung pembangunan sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan nasional di Kabupaten Tabanan. Kita tahu bahwa Kabupaten Tabanan dikenal sebagai lumbung pangan Provinsi Bali, oleh karena itu menjaga keberlanjutan produksi pertanian merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa panen raya merupakan bukti nyata hasil sinergi antara pemerintah, TNI, penyuluh, subak dan petani mampu menghasilkan produksi yang baik sekaligus memberikan kontribusi optimal bagi peningkatan kesejahteraan petani. “Pemerintah Kabupaten Tabanan akan terus berupaya meningkatkan produktivitas melalui penyediaan benih unggul, perbaikan sarana prasarana pertanian, penguatan penyuluhan, pengendalian organisme pengganggu tanaman, serta mendorong penerapan teknologi pertanian yang lebih modern dan ramah lingkungan,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan panen raya di areal persawahan Subak Wangaya Betan. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mengajak seluruh petani untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam memelihara sistem irigasi subak dan keberlanjutan lahan pertanian, sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam dunia pertanian sebagai bagian dari komitmen mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. @prokopimtabanan,-
Saat ini belum ada komentar