Tragedi di Desa Lambu: Anak Terbawa Arus Sungai saat Menyebrangi Jembatan Kayu
- account_circle arash news
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bima _ Pada Kamis, 05 Januari 2026 pukul 18.35 Wita, seorang anak bernama M. Fajar, 12 tahun, menjadi korban terseret arus sungai saat menyebrangi jembatan kayu di So Kandolo Dusun Lambu, Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Korban terpeleset dan terbawa arus sungai hingga menyebabkan musibah fatal.
Mendapat laporan kejadian, personil Posramil 1608-03/Lambu dengan cepat menuju lokasi kejadian. Bersama warga setempat, mereka melakukan pencarian sepanjang bantaran sungai dari titik jatuh korban. Kurang dari satu jam pencarian, tim gabungan berhasil menemukan M. Fajar dalam keadaan meninggal dunia tersangkut di pinggiran sungai sekitar 500 meter dari lokasi awal.
Danposramil 1608-03/Lambu, Letnan Satu Infanteri Agus Santoso, menyatakan, “Kami berkomitmen untuk selalu sigap dan bersama warga menjaga keamanan dan keselamatan terutama di wilayah binaan kami. Tragedi ini mengingatkan kita semua akan pentingnya kehati-hatian dalam melintasi area berisiko seperti jembatan kayu di atas sungai.”
Selain melakukan pencarian, anggota Posramil juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terutama anak-anak saat melewati sungai, memperhatikan kondisi jalan dan jembatan, serta menghindari aktivitas yang beresiko saat cuaca gelap atau kondisi lingkungan tidak aman. Hal ini untuk mengurangi risiko kecelakaan yang membahayakan jiwa.
Dengan bantuan personil TNI dari Posramil Lambu serta masyarakat, penanganan musibah berlangsung cepat dan tertib. Korban lalu dibawa ke rumah duka di Desa Monta Baru menggunakan ambulance Puskesmas Kecamatan Lambu. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya sinergi dan kewaspadaan bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar