Dandim 1626/Bangli Tegaskan Pentingnya Disiplin dan Keselamatan Berkendara dalam Sosialisasi Operasi Gaktib Polisi Militer TNI
- account_circle Rossa
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bangli – Dalam rangka meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum, dan profesionalisme prajurit TNI, Kodim 1626/Bangli menggelar kegiatan Sosialisasi Operasi Gaktib Polisi Militer “Waspada Wira Tombak” dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI TA 2026, yang bertempat di Aula Peltu I Nengah Kantun, Makodim 1626/Bangli.
Kamis (5/2/26)
Kegiatan ini dihadiri oleh personel dari Danpomdam IX/Udy, Pasi Lidik Danpomdam IX/Udy (Lettu Cpm (K) Kadek Rai), Pjs Pasi Gaktib Danpomdam IX/Udy (Letda Cpm Pebri), serta anggota lainnya. Hadir pula Kasdim 1626/Bangli (Mayor Inf I Dewa Gede Yudawan), para Pasi dan Danramil jajaran Kodim 1626/Bangli, anggota militer Bintara, Tamtama, dan PNS Kodim 1626/Bangli.
Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Kasdim 1626/Bangli yang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kedisiplinan prajurit TNI, dengan mengutamakan kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas dan mencegah terjadinya pelanggaran hukum. “Kami berharap seluruh prajurit dapat mematuhi peraturan lalu lintas dan mencegah kecelakaan, demi menjaga profesionalisme dan keselamatan diri,” ungkap Kasdim.
Pjs Pasi Gaktib Danpomdam IX/Udy, Letda Cpm Pebri, memberikan materi tentang Safety Riding dan Safety Driving. Sosialisasi ini bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan prajurit TNI AD.
Letda Cpm Pebri menjelaskan bahwa pada tahun 2025, tercatat sebanyak 145 insiden kecelakaan, yang melibatkan prajurit TNI AD. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran berkendara yang aman, disiplin, dan bertanggung jawab.
Selain itu, Letda Cpm Pebri juga menyampaikan pentingnya pemahaman tentang faktor penyebab kecelakaan lalu lintas, seperti human error, technical error, dan force majeure. Serta memperkenalkan dampak dari Over Dimension dan Over Loading (ODOL), yang sering menjadi faktor penyebab kecelakaan. Dalam kesempatan ini, teknik berkendara yang benar juga diberikan sebagai langkah untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami lebih dalam materi yang telah disampaikan. Kegiatan ditutup dengan pengecekan kendaraan dinas dan kendaraan sipil oleh anggota Denpomdam IX/Udy, untuk memastikan kondisi kendaraan yang digunakan sesuai dengan standar keselamatan.
Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, dalam kesempatan ini menegaskan pentingnya keselamatan dan disiplin prajurit TNI dalam menjalankan tugas sehari-hari, baik dalam berkendara maupun dalam administrasi. “Keselamatan prajurit adalah prioritas utama. Disiplin dalam melaksanakan tugas, termasuk dalam berkendara, sangat penting untuk menjaga keselamatan pribadi dan orang lain. Semua prajurit harus mematuhi peraturan yang berlaku, baik itu aturan lalu lintas maupun aturan administratif lainnya, untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, satuan, atau masyarakat,” ujar Dandim.
Kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan prajurit TNI AD, khususnya di wilayah Kodam IX/Udayana, serta menanamkan budaya keselamatan berlalu lintas yang baik dan benar, baik di dalam lingkungan militer maupun dalam kehidupan sehari-hari.
(Pendim 1626/Bangli)
- Penulis: Rossa



Saat ini belum ada komentar