Bersatu Lestarikan Tradisi, Aparat TNI Polri Dan Pecalang Kawal Mepeed Di Banjar Adat Batununggul
- account_circle arash news
- calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

Klungkung,- Acara tradisi mepeed sebagai rangkaian dari kegiatan Nyenuk di Banjar Adat Batununggul, Desa Adat Satre Batununggul, Desa Batunggul, Kecamatan Nusa Penida digelar pada Selasa ( 03/02/26 ).
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh masyarakat banjar jajaran Desa Adat Satre Batununggul ini tak luput dari pengawalan dan pengamanan aparat setempat.
Tampak dalam pantauan, ditengah ratusan warga terlihat apparat Babinsa Batununggul Serda Zainul bersama Bhabinkamtibmas dan anggota Pos Pol Sampalan serta pecalang Desa Adat Satre Batununggul begitu sigap memberikan pengamanan.
Babinsa Batununggul Serda Zainul menjelaskan bahwa Mepeed merupakan tradisi yang sudah dilaksanakan turun temurun, dimana arti dari mepeed tersebut adalah jalan beriringan. Kegiatan ini digelar sebagai rangkaian dari upacara Nyenuk,”ungkapnya.
Dengan hadirnya ratusan warga dan menggunakan jalur jalan raya umum, maka aparat keamanan bersinergi untuk turun langsung mengawal dan memberikan keamanan bagi masyarakat.
Terpisah, Danrami 1610-04/Nusa Penida Mayor Inf Suparno Hadi mengatakan bahwa Mepeed ini merupakan salah satu kekayaan adat dan budaya, warisan leluhur.
Oleh karena itu, hari ini kita terjunkan Babinsa untuk mengawal dan mengamnakan tradisi mepeed di Desa Batununggul. Tidak hanya dalam memberikan pengamanan semata, namun keberadaan Babinsa jajarannya sebagai wujud nyata komitmen TNI menjaga serta melestarikan tradisi dan kearifan budaya lokal, “tutupnya. ( Pendim 1610/Klungkung ).
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar