Polres Gianyar Hadir dan Sigap Tangani Tanah Longsor serta Pohon Tumbang di Jalan Raya Ceking Tegallalang
- account_circle arash news
- calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

GIANYAR – Bencana alam berupa tanah longsor yang disertai pohon tumbang terjadi di Jalan Raya Ceking, Banjar Tegallalang, Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 17.30 Wita. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu unit mobil dan lima unit sepeda motor mengalami kerusakan, serta menutup akses jalan utama.
Kasi Humas Polres Gianyar Ipda Gusti Ngurah Suardita, seizin Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa longsoran tanah dan pohon jenis cempaka menimpa kendaraan yang sedang terparkir di depan TIS Cafe.
“Benar telah terjadi bencana alam tanah longsor disertai pohon tumbang jenis cempaka di Jalan Raya Ceking Tegallalang. Longsoran tanah dengan ketinggian kurang lebih 14 meter kali 10 meter serta pohon cempaka setinggi sekitar 20 meter dengan diameter kurang lebih 60 sentimeter menimpa satu unit mobil Hiace dan lima unit sepeda motor,” jelas Ipda Gusti Ngurah Suardita.
Lebih lanjut disampaikan, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil tidak dapat dihindari akibat rusaknya kendaraan yang tertimpa material longsor dan pohon tumbang.
“Korban jiwa nihil. Untuk kerugian materiil, satu unit mobil Hiace mengalami kerusakan pada bagian cup mobil, serta lima unit sepeda motor yang masih dalam proses pendataan dan identifikasi,” ujarnya.
Ipda Gusti Ngurah Suardita menambahkan, pascakejadian personel Polsek Tegallalang yang dipimpin langsung Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, S.H., M.H., bersama BPBD Kabupaten Gianyar dan dibantu masyarakat setempat, langsung melakukan pembersihan material longsor dan pohon tumbang.
“Saat ini proses pembersihan material masih berlangsung. Arus lalu lintas di Jalan Raya Ceking sementara dialihkan melalui jalur Banjar Gagah karena jalan utama belum dapat dilalui,” tambahnya.
Menurut keterangan, bencana tersebut dipicu oleh kondisi tanah yang labil akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Gianyar dalam beberapa hari terakhir.
Menutup keterangannya, Kasi Humas Polres Gianyar mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama di tengah cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di luar rumah. Hindari parkir kendaraan di bawah pohon besar atau di dekat tebing, mengingat kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang tinggi,” pungkas Ipda Gusti Ngurah Suardita.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar