Kodim 1609/Buleleng Gelar Upacara HUT ke-78 Monumen Bhuana Kertha dan HUT ke-69 LVRI
- account_circle arash news
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar

Sukasada, 17 Januari 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Monumen Bhuana Kertha dan HUT ke-69 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Tahun 2026, telah dilaksanakan Upacara Bendera yang berlangsung khidmat di Lapangan Monumen Bhuana Kertha, Jalan Ki Barak Panji, Banjar Dinas Mandul, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Sabtu (16/1/2026).
Upacara yang dimulai pukul 08.15 WITA hingga 10.20 WITA tersebut dipimpin oleh Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG selaku Inspektur Upacara. Bertindak sebagai Komandan Upacara yakni Danramil 1609-05/Sukasada Kapten Inf I Nyoman Arya Kepakisan, sementara Perwira Upacara dijabat oleh Pasipersdim 1609/Buleleng Kapten Inf Nyoman Kalinu. Kegiatan diikuti sekitar 300 orang dari berbagai unsur.
Susunan pasukan upacara terdiri dari Satsik/Genderang Sangkakala Pemkab Buleleng, satu SST Kodim 1609/Buleleng, satu SST Polres Buleleng, satu SSR KORPRI, satu SST PPM, satu SST Siswa SMU/SMK, satu SSR Pramuka, serta satu SSR Siswa SMP.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Bupati Buleleng, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Dandim 1609/Buleleng, Kapolres Buleleng, unsur Forkopimda, Sekda Kabupaten Buleleng, pimpinan SKPD dan BUMD, Ketua DPD LVRI Provinsi Bali, Ketua LVRI Kabupaten Buleleng beserta anggota, para Staf Ahli dan Asisten Bupati, Camat Sukasada, Danramil Sukasada, Kapolsek Sukasada, Ketua PPM Kabupaten Buleleng, Perbekel Desa Panji, serta undangan lainnya.
Rangkaian upacara diawali dengan persiapan pasukan, masuknya Komandan Upacara, kedatangan Inspektur Upacara, pembacaan sejarah singkat Monumen Bhuana Kertha, menyanyikan Lagu Bhuana Kertha, penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, mengheningkan cipta, pembacaan Teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta ikrar Monumen Bhuana Kertha.
Dalam amanatnya, Bupati Buleleng menyampaikan bahwa Monumen Bhuana Kertha merupakan simbol nyata semangat perjuangan rakyat Buleleng yang tidak pernah padam. Monumen tersebut dibangun sebagai pengingat abadi atas pengorbanan para pejuang yang telah mempertaruhkan jiwa, raga, dan pikiran demi mempertahankan harga diri, tanah kelahiran, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Lebih lanjut ditegaskan bahwa nilai perjuangan rakyat Buleleng tidak hanya tercermin dalam perjuangan fisik melawan penjajahan, tetapi juga dalam keteguhan menjaga persatuan, solidaritas, dan kebersamaan yang dikenal dengan semangat menyama braya. Nilai-nilai tersebut harus terus diwarisi dan diaktualisasikan dalam menghadapi tantangan masa kini, seperti kemiskinan, kebodohan, dan ketertinggalan.
Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk terus menjaga dan merawat Monumen Bhuana Kertha sebagai pusat edukasi nilai perjuangan dan kebangsaan, sehingga dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi muda tentang arti nasionalisme dan cinta tanah air.
Upacara diakhiri dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Andhika Bhayangkari, laporan akhir Komandan Upacara, serta penghormatan pasukan. Sebagai rangkaian tambahan, dilaksanakan penyerahan tanda penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia kepada Bupati Buleleng atas jasa dan dedikasinya dalam mendukung pengembangan serta kemajuan LVRI, yang diserahkan oleh DPD LVRI Provinsi Bali mewakili DPP LVRI.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, sebagai wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan dan veteran pejuang bangsa.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar