Antisipasi Bahaya, Babinsa Wanagiri Pasang Rambu Pengaman di Lokasi Longsor
- account_circle arash news
- calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
- visibility 2
- comment 0 komentar

Sukasada, 12 Januari 2026– Curah hujan yang tinggi dan berlangsung cukup lama di wilayah Kecamatan Sukasada mengakibatkan terjadinya musibah tanah longsor di ruas jalan Wanagiri–Munduk, tepatnya di Banjar Dinas Yeh Ketipat, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Menyikapi kejadian tersebut, Babinsa Wanagiri Koramil 1609-05/Sukasada bersama unsur terkait melaksanakan monitoring dan pengecekan langsung di lokasi kejadian.
Kegiatan monitoring dan pengecekan dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026, pukul 12.05 Wita, oleh Babinsa Desa Wanagiri Pelda I Made Suradnya bersama Bhabinkamtibmas Desa Wanagiri Aipda I Komang Restika Yadnya, Perbekel Desa Wanagiri Bapak Made Suparanton, S.S., serta Kepala Dusun Yeh Ketipat Bapak Made Ardana.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, musibah tanah longsor terjadi di dua titik lokasi pada sisi selatan ruas jalan Wanagiri–Munduk. Titik pertama berada di depan/seberang jalan Toko Sari Yasa milik Jero Mangku Gede Nengah Miardi, sedangkan titik kedua berada di depan/seberang jalan proyek Restaurant/Lapangan Pedel PT Bali Agung Surya Abadi.
Menurut keterangan Kadus Yeh Ketipat Bapak Made Ardana dan warga setempat Bapak Jero Nyoman Merta Ada, kejadian longsor dipicu oleh hujan yang mengguyur wilayah Desa Wanagiri sejak Minggu, 11 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 Wita, dengan intensitas ringan hingga deras, dan berlanjut hingga Senin, 12 Januari 2026 siang hari. Curah hujan yang tinggi dan berlangsung lama menyebabkan kondisi tanah menjadi labil, sehingga sekitar pukul 03.00 Wita dini hari terjadi longsor.
Adapun dampak longsor pada titik pertama memiliki kedalaman sekitar 40 meter dengan lebar kurang lebih 10 meter, serta mengakibatkan gasebo tempat makan milik Jero Mangku Gede Nengah Miardi ikut tergerus longsoran tanah. Sementara itu, longsor pada titik kedua memiliki kedalaman sekitar 50 meter dengan lebar kurang lebih 20 meter. Meskipun demikian, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Sebagai langkah awal antisipasi dan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan aparat desa telah melakukan pemasangan police line serta seng pembatas jalan sebagai rambu peringatan bagi pengguna jalan agar lebih waspada dan berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut.
Kegiatan monitoring dan pengecekan lokasi longsor berakhir pada pukul 12.40 Wita dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Babinsa juga mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat cuaca ekstrem, serta segera melaporkan apabila ditemukan potensi longsor susulan.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar