Polres Klungkung Gelar Audiensi Bersama Anak Muda Penghobi Motor Bahas Aksi Balap Liar di Desa Gunaksa.
- account_circle arash news
- calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
- visibility 10
- comment 0 komentar

Polres Klungkung — Dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, Polres Klungkung menggelar kegiatan audiensi dengan perwakilan anak muda penghobi motor, bertempat di Ruang Rapat Ceningan, Polres Klungkung,(23/10).
Kegiatan ini digelar menyusul viralnya aksi balap liar di Desa Gunaksa yang meresahkan masyarakat serta menimbulkan dampak negatif di lingkungan sosial maupun media daring.
Audiensi tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres Klungkung Kompol I Nyoman Budiasa, S.H., M.H., didampingi Kasat Intelkam AKP I Dewa Ketut Abdi, S.Sos., Kasat Samapta AKP I Gusti Made Mahendra, S.Sos., Kasubag Bin Ops Polres Klungkung I Nengah Sulatra, S.H., KBO Sat Lantas Polres Klungkung Ipda I Gusti Made Anom Jaya Sudarsana, S.H., serta perwakilan dari Sat Pol PP dan PMK Kabupaten Klungkung, Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung, dan perwakilan anak muda penghobi motor Klungkung.
Dalam arahannya, Kompol I Nyoman Budiasa menegaskan bahwa aksi balap liar di Desa Gunaksa telah menimbulkan keresahan masyarakat dan mencoreng citra daerah.
“Jembatan Merah bukanlah akses untuk kegiatan balap liar. Kami telah melaksanakan atensi dan penertiban di wilayah tersebut untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa semua aspirasi yang disampaikan akan dijembatani untuk dicarikan solusi bersama antara pihak kepolisian dan pemerintah daerah.
“Kami berharap anak-anak muda Klungkung turut menjaga keamanan wilayah dengan tidak melakukan aksi balap liar di jalan umum,” ujarnya.
Perwakilan komunitas motor, Yuda, menyampaikan keinginan agar Pemkab Klungkung dapat menyediakan fasilitas atau wadah resmi untuk menyalurkan hobi otomotif secara positif, seperti arena latihan atau sirkuit khusus.
“Kami berharap pemerintah memberikan tempat bagi kami untuk menyalurkan hobi secara aman dan terarah,” ungkapnya.
Dari pihak Sat Pol PP dan PMK Kabupaten Klungkung, disampaikan bahwa Gubernur Bali telah memberikan peringatan agar aset Jembatan Merah dijaga dan tidak disalahgunakan. Pihaknya juga menyarankan agar komunitas motor berkoordinasi dengan KONI atau KNPI untuk mendapatkan dukungan fasilitas.
Perwakilan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung turut mendukung hal tersebut, dan mengusulkan agar pembahasan solusi dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, terutama dengan KONI Kabupaten Klungkung.
Sementara itu, Kasat Intelkam menyampaikan apresiasi terhadap sikap terbuka dari komunitas motor.
“Kami salut atas inisiatif anak muda yang mau menyampaikan aspirasi dengan cara baik. Untuk jangka pendek, kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mencari solusi dan mendukung kegiatan positif,” ujarnya.
Sedangkan Kasat Samapta menegaskan pentingnya menjaga situasi kamtibmas.
“Aksi balap liar sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Kami berharap generasi muda Klungkung menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan menjaga ketertiban masyarakat,” ucapnya.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar