Bupati Sanjaya Doakan Kerahayuan Jagat di Pura Luhur Batukau, Tekankan Makna Tri Hita Karana
- account_circle arash news
- calendar_month Senin, 6 Okt 2025
- visibility 16
- comment 0 komentar

Tabanan — Memaknai Purnama Sasih Kapat sebagai waktu suci penuh berkah, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., memimpin persembahyangan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan, Senin (6/10). Upacara berlangsung di dua lokasi — Padmasana Kantor Bupati Tabanan dan Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel.
Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Bupati Tabanan, Sekda, para pejabat OPD, pegawai, dan Bendesa Adat. Persembahyangan ini menjadi momen penting bagi pemerintah daerah untuk memanjatkan doa bersama demi kerahayuan jagat serta kelancaran pembangunan di Tabanan.
Bupati Sanjaya mengawali kegiatan dengan sembah bhakti di Kantor Bupati, kemudian melanjutkan persembahyangan utama di Pura Luhur Batukau. Sebelum memasuki area pura, dilakukan kegiatan simbolik berupa memberi makan ikan dan melepaskan lima burung titiran sebagai simbol keseimbangan hidup. “Melalui tindakan sederhana ini, kita belajar menjaga keselarasan antara manusia, alam, dan Tuhan,” ujar Sanjaya.
Selain itu, dilaksanakan pembersihan Beji yang dimaknai sebagai penyucian diri sebelum berdoa. Puncak persembahyangan dilakukan di Pelinggih Pancer Jagat, di mana Bupati Sanjaya memohon kedamaian, kemakmuran, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Tabanan.
“Sebagai pelayan rakyat, kita wajib menjaga keharmonisan antara Tuhan, manusia, dan alam. Dengan yadnya tulus ikhlas, saya yakin Tabanan akan senantiasa dirahmati dan diberkahi,” tutup Bupati Sanjaya dengan penuh harap.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar