Polri Untuk Masyarakat: Polsek Manggis Tangani Bencana Alam Akibat Hujan Lebat
- account_circle arash news
- calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
- visibility 21
- comment 0 komentar

KARANGASEM – Personel Polres Karangasem dan Polsek Manggis bersama masyarakat setempat melakukan penanganan peristiwa bencana alam akibat hujan lebat yang melanda wilayah hukum Polsek Manggis. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Manggis, Kompol Made Suadnyana, S.Sos., ini dilaksanakan pada Rabu (10/9/2025) pagi
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Manggis sejak Selasa (9/9/2025) pukul 20.00 WITA hingga Rabu (10/9/2025) pukul 10.00 WITA telah menyebabkan sejumlah bencana di beberapa desa. Tercatat empat kejadian bencana alam yang terjadi, meliputi dua kejadian banjir, satu kejadian tanah longsor, dan satu kejadian pohon tumbang.
Di Desa Antiga Kelod, tepatnya di seputaran Banjar Dinas Bengkel, banjir menggenangi wilayah tersebut akibat meluapnya air Sungai Betel dan parit pada pukul 04.00 WITA. Banjir setinggi 40 cm merendam 75 kepala keluarga (KK), namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, di Desa Antiga terjadi tiga kejadian bencana. Di Banjar Dinas Ketug, tanah longsor mengakibatkan akses jalan beton penghubung Ketug menuju Song Landak terputus total pada pukul 05.00 WITA. Dalam kejadian ini, tiga unit sepeda motor milik I Putu Sugiantara dan I Nengah Reta hanyut dan telah dievakuasi secara swadaya oleh warga setempat. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 1.000.000, namun tidak ada korban jiwa.
Di Banjar Dinas Labuhan, pohon Belalu setinggi 10 meter tumbang dan menimpa Sanggah Pura di rumah milik Wayan Wenten pada pukul 08.00 WITA. Kejadian ini menimbulkan kerugian material sekitar Rp 4.000.000, tanpa korban jiwa.
Kejadian keempat terjadi di Lingkungan Kaler Lebah, Banjar Dinas Kaler Antiga, berupa banjir dan meluapnya sungai pada pukul 06.00 WITA. Bencana ini mengakibatkan tiang dan kabel PLN jatuh tergerus banjir, jaringan pipa PAM Desa putus, dan satu pos kamling roboh. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 6.000.000, tanpa korban jiwa.
Total kerugian material akibat empat kejadian bencana tersebut diperkirakan mencapai Rp 12.000.000. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam rangkaian bencana tersebut.
Dalam penanganan bencana, Polsek Manggis mengerahkan 13 personel kepolisian, dibantu 15 aparat desa dan 20 masyarakat setempat. Mereka melaksanakan evakuasi serta penanganan bencana yang terjadi, termasuk pengaturan arus lalu lintas.
“Kami menghimbau warga yang tinggal di hilir sungai, yakni Banjar Dinas Kaler, Banjar Dinas Kelod, dan Banjar Dinas Tengading agar lebih waspada terhadap bencana banjir. Untuk tiang dan kabel PLN yang jatuh, kami telah melaporkan kepada pihak PLN, namun karena situasi masih hujan lebat, belum bisa ditangani,” ujar Kompol Made Suadnyana.
Kapolsek Manggis juga mengapresiasi kerjasama yang baik antara kepolisian, aparat desa, dan masyarakat dalam penanganan bencana. “Ini merupakan bentuk nyata dari semangat ‘Polri Untuk Masyarakat’, di mana kami hadir bersama masyarakat dalam situasi apapun, termasuk saat bencana alam,” tambahnya.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar