Polri Sigap Bantu Warga Terdampak Bencana Alam Akibat Cuaca Ekstrem di Kediri Tabanan
- account_circle arash news
- calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
- visibility 22
- comment 0 komentar

Polres Tabanan – Polsek Kediri. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan sejak Selasa (9/9) malam hingga Rabu (10/9/2025) dini hari menyebabkan berbagai bencana alam. Mulai dari pohon tumbang, banjir bandang, tanah longsor, hingga jembatan putus. Meski menimbulkan kerugian yang cukup besar, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Di beberapa titik, banjir besar merusak infrastruktur dan pemukiman warga. Jalan jebol di Desa Bengkel, senderan longsor, hingga rumah-rumah di Perumahan Lembah Sanggulan ambruk diterjang banjir dengan kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar. Sebanyak 33 rumah di Perumahan Panorama Sanggulan juga terendam banjir, memaksa puluhan keluarga mengungsi ke tempat aman.
Tidak hanya pemukiman, tempat suci umat Hindu pun terdampak. Pura Beji Buduk, Pura Beji Dalem Cungkup, dan Pura Beji Puseh Pejaten mengalami kerusakan akibat longsor dan banjir. Bangunan suci seperti bale bengong, bale gong, serta pelinggih dilaporkan roboh dengan kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Selain itu, jembatan penghubung Desa Pandak Gede dengan Dukuh Nyambu hanyut terbawa arus deras, sehingga akses warga terputus.
Seijin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H.,melalui Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana,S.H.,M.H.,mengatakan” Polri bersama BPBD, TNI, pecalang, dan masyarakat sigap turun ke lokasi terdampak untuk membantu warga. Mulai dari evakuasi, pemotongan pohon tumbang, hingga pembersihan material longsor dilakukan secara gotong royong. “Kami utamakan keselamatan warga, kerugian materi dapat dipulihkan secara bertahap,” ujar Kapolsek Kediri seraya mengimbau masyarakat tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem.
Humas Polsek Kediri
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar